Menara Siger

Menara Siger
Tampilkan postingan dengan label Ahs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahs. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Oktober 2010

WAY KAMBAS



Bersafari Gajah di Way Kambas

Dari kota Bandar lampung ke Way Kambas ini berjarak mencapai 120 km dengan waktu tempuh sekita 2 jam perjalanan.

Way Kambas dapat ditempuh melalui dua jalur, jalur pertama adalah melalui jalur Bandar lampung - Metro- Sukadana-Tridatu, masuk ke Way Kambas.

Sedangkan jalur ke dua ditempuh melalui jalur Bandar lampung Tanjung bintang-Sribhawono-Way jepara Tridatu masuk ke Way kambas.

Dua jam dalam perjalanan menuju Way kambas melalui jalur ke dua kita dapat menyaksikan perkebunan karet yang membentang cukup luas, mulai dari perkebunan karet yang sudah tidak produktif lagi karena usianya yang telah tua, maupun kebun karet yang masih belum berproduksi karena usianya masih cukup muda. kemudia kita akan melintasi perkampungan Suku asli lampung, dengan ciri khasnya yaitu rumah panggung yang kebanyakan terbuat dari papan dari kayu yang sangat berkwalitas. tak lama kemudian kita akan tiba di Taman Nasional Way kambas.

Melihat lebih dekat binatang besar yang tidak tahan panas ini, kita akan sering melihatnya merendamkan tubuhnya dikolam pemandian gajah yang tersedia tidak jauh dari arena tersebut. Gajah merupakan salah satu hewan yang tidak tahan kotor, setiap sore selalu dimandikan sebelum dimasukkan kedalam kandang.

Bagi wisatawan yang datang ketempat ini banyak hal yang dapat dilakukan, seperti naik gajah keliling arena way kambas selama 15 menit anda akan dikenakan biaya Rp.10.000,- untuk dewasa dan Rp.5.000,- untuk anak-anak.

Untuk bersafari dengan naik gajah masuk kedalam hutan selama satu jam, kita akan merasakan kembali kealam ( back to nature ).
Biaya yang dikenakan untuk bersafari gajah adalah Rp.250.000,- untuk wisatawan mancanegara, sedangkan untuk wisatawan lokal adalah Rp.150.000,- selebihnya kita bisa bermain-main dengan gajah-gajah yang sudah jinak.

Ada juga paket safari night, yaitu naik gajah masuk hutan pada malam hari, dengan harga paket Rp.500.000,- / Orang untuk Wisman, dan Rp.250.000,-/orang untuk wisatawan lokal.

Way Kambas akan membuat kesan tersendiri dihati pengunjungnya, kesan tak terlupakan karena tidak dijumpai tempat dan suasana ditempat lain.

Roesli
( buletin PW )

TELUK KILUAN

 
















TELUK KILUAN

Atraksi lumba-lumba

Teluk Kiluan , tempat yang menyimpan keindahan yang tiada tara,serta keunikan yang membuat orang menjadi tergila-gila untuk selalu datang dan datang kembali ketempat yang cukup terpencil ini, namun menjanjikan ketenangan, dan kenyamanan bagi yang berkunjung ketempat ini.
Tempat ini merupakan laut lepas yang berbatasan dengan Samudra Hindia ini menyimpan keunikan yang jarang ditemukan ditemukan ditempat lain. Disini kita bisa melihat ratusan lumba-lumba yang lucu dan jinak ditempat habitat aslinya sungguh mengagumkan, jumlah lumba-lumba tersebar dibeberapa lokasi, diantaranya Lengkalit, Teluk Bera' Pulau Legundi, Pulau Rakata, Pulau Tabuan. disini kita bisa melihat Atraksinya melompat dan saling berlomba, berkejar2an dan ini bisa kita lihat dari dekat, bahkan kitapun merasakan keakraban dengan berinteraksi langsung dengan lumba-lumba.
Lumba-lumba inipun sangat jinak, bersenda gurau dekat sekali dengan perahu, bahkan kitapun dapat memegang dan mengusap-usap kepalanya.
ini bisa kita lakukan pada saat pagi hari, sebelum matahari meninggi, karena lumba-lumba kurang suka dengan cuaca yang panas. Atraksi seperti ini hanya dapat kita nikmati di Teluk Kiluan Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Ada dua jenis lumba-lumba yang hidup disini. Jenis yang pertama adalah Lumba-lumba hidung botol,
( Tursiops truncatus )Lumba-lumba berbadan besar dengan tubuh berwarna abu-abu..yang ini sifatnya sedikit pemalu.
Sedangkan jenis lainnya adalah Lumba-lumba paruh panjang ( Stenella longirostris ) yang bertubuh lebih kecil , jenis ini sangat lucu, jinak dan senang melompat dan mengawal perahu.
Teluk Kiluan merupakan tempat yang langka, dengan keindahan alamnya, keramahan masyarakatnya, semuanya masih sangat alami, keasrian lingkungan serta keindahan dan kebersihan pantainya sangatlah mengagumkan, sehingga benar-benar menyenangkan, sehingga membuat para wisatawan yang berkunjung akan kembali merindukan untuk dapat kembali datang pada kesempatan lain.

Rsl B.Lampung
( Buletin PW )